Pelaksanaan Ujian Kompetensi Guru (UKG) secara online di TUK SMKN 1 Majene dijadwalkan mulai tanggal 09 s/d 20 November 2015 dengan jumlah peserta sebanyak 900 orang. Setiap hari jumlah peserta yang mengikuti UKG sebanyak 75 orang dibagi dalam 3 sesi.

Daftar nama peserta UKG November 2015 yang lulus uji kompetensi akan diumumkan setelah pelaksanaan ujian telah selesai dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Sumarna Suryapranata selaku Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud mengatakan, dengan ujian ini akan diketahui kemampuan guru. Bagi guru yang kompetensinya kurang, kata dia, akan diberikan pembekalan melalui pengembangan profesi berkelanjutan. “Tidak melulu tatap muka, tetapi bisa daring,” katanya.

Guru-guru akan dikelompokkan sesuai kemampuannya mengacu pada hasil ujian tersebut. Mereka yang meraih skor tinggi cukup mengikuti pembekalan wajib selama 4-10 jam. Sementara yang meraih skor kurang akan lebih banyak jumlah jamnya.

Sumarna menyebutkan, saat ini rata-rata nilai UKG 4,7. Target tahun ini, kata dia, rata-rata nilai UKG 5,5. “Nanti tahun 2019 rata-rata kompetensi guru 8,0,” katanya. Dan tentunya nilai lulus UKG juga akan menjadi skor untuk melakukan penilaian lulus tidaknya guru dalam melakukan Uji Kompetensi Guru online dan offline tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, lanjut Sumarna, berbagai macam perlakuan dilakukan terhadap guru. Namun demikian, kata dia, peningkatan kompetensi guru bukan melulu tugas pemerintah, tetapi kewajiban individu guru juga ada. “Target kita adalah melakukan ujian terhadap mereka dan akan dilakukan peningkatan kompetensi.

One thought on “Pelaksanaan UKG 2015 di TUK SMKN 1 Majene

Leave a Reply